Jumat, 15 November 2013

Tunes of Indonesian

I. Pendahuluan
     Di zaman era Globalisasi yang terus berkembang pesat ini, menyebabkan terjadinya perubahan pada pola dan gaya hidup yang baru. Dengan perubahan yang terjadi, menciptakan persaingan yang semakin ketat dalam dunia bisnis. Demi memiliki andil penting dalam membentuk perubahan zaman, diperlukan ide kreatif yang mampu bersaing serta dapat mengikuti pergerakan zaman. Ide tersebut harus sesuai dengan kebutuhan yang di inginkan masyarakat luas, serta memiliki keuntungan bagi sang pengelola bisnis dan juga konsumen. Baik itu ide baru yang belum pernah ada ataupun mengembangkan ide-ide yang sudah ada.Agar ide yang dimiliki nantinya dapat dijalankan serta mampu bersaing, ide tersebut harus memiliki beberapa kriteria, yaitu :

  •  Menggunakan Sumber Daya yang ada memiliki Nilai Vital (Kegunaan), tersedia sesuai kebutuhan (Kuantitas), berkualitas baik (Kualitas), tersedia dimana saja (Tempat/Ketersediaan) dan kapan saja dibutuhkan (Waktu)
  • Diminati dan Bermanfaat bagi setiap orang
  • Tidak memiliki dampak buruk yang signifikan bagi banyak orang maupun alam sekitarnya

     Berdasarkan ide yang memiliki kriteria seperti diatas, memungkinkan terjadinya banyak peluang yang dapat menarik minat banyak Investor dan juga Konsumen. Namun yang menjadi pertanyaan adalah Ide bisnis apa yang memiliki kriteria tersebut?

II. Isi
     Salah satu ide bisnis yang memiliki kriteria tersebut adalah Objek Wisata. Mungkin banyak dari Anda yang bertanya-tanya “Mengapa harus Objek Wisata? Bukannya ide tersebut sudah banyak ditemui?” Tahan sejenak pertanyaan-pertanyaan yang berada dibenak Anda. Perlu Anda ingat, ide bisnis pariwisata merupakan salah satu bisnis yang tak kenal zaman serta selalu ramai dikunjungi para wisatawan baik wisatawan lokal hingga mancanegara. Apalagi bisnis objek wisata sendiri, memiliki peran penting dalam menyumbangkan devisa terbesar nomer di Indonesia.

Ide bisnis Objek Wisata memiliki beberapa faktor pendukung, yaitu :

  • Tak Kenal Waktu, yang dimaksudkan adalah ide bisnis ini tidak memiliki keterbatasan waktu dalam menarik minat para calon Konsumen. Karena setiap orang dapat merasakan kejenuhan, yang dimana untuk menghilangkan kejenuhannya itu dengan cara pergi refreshing. 
  • Mengikuti Perkembangan Zaman, karena populasi manusia yang selalu bertambah
  • Memiliki Nilai Estetika (Keindahan) dan Nilai Vital (Kegunaan), yang dapat memberikan rasa kenyamanan serta kepuasan bagi para calon Konsumen.

     Lalu untuk memberikan kesan yang berbeda serta menarik, ide bisnis objek wisata tersebut harus memenuhi beberapa unsur pendukung, sebagai berikut :

1. Penempatan Lokasi

     Penempatan lokasi yang sangat strategis merupakan salah satu unsur 
terpenting dalam menentukan keramaiannya suatu objek wisata. Karena jarak 
tempuh yang tidak terlalu jauh, memiliki nilai lebih dalam menarik minat 
calon wisatawan. Namun unsur ini bersifat tidak pasti, yang dimaksudkan 
adalah jika objek wisata ini memang dianggap memberikan kepuasan dan juga 
dianggap salah satu objek wisata yang bagus bagi masyarakat. Maka, para calon 
wisatawan pun rela berkorban mengeluarkan uang banyak demi memperoleh 
kepuasan di objek wisata tersebut.

2. Keindahan
     Keindahan yang dimaksudkan bukan hanya keindahan alam yang disajikan dalam objek wisata saja, tetapi bisa juga berupa udara yang bersih jauh dari polusi udara. Perlu Anda ketahui, di China seorang pebisnis bernama Chen Guangbiao melihat peluang bisnis dibalik bencana polusi akut yang melanda negerinya. Ia membuka usaha bisnis sebagai penjual udara bersih kalengan dan berhasil mendapat keuntungan besar. Ia menjual dengan harga Rp 7.000/kaleng dan hanya dalam waktu 10 hari produk buatannya berhasil terjual 8JT kaleng.

     Coba Anda bayangkan, Anda menyediakan udara bersih di objek wisata Anda nantinya secara cuma-cuma. Apakah Anda masih berpikir bahwa objek wisata seperti ini tidak banyak pengunjungnya?

     Ingat tujuan sebenarnya berlibur tidak hanya untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk merileks-kan pikiran Anda dari pekerjaan / kebiasaan yang membuat Anda merasa jenuh!

3. Tema
     Tema juga merupakan salah satu unsur terpenting dalam objek wisata, dengan adanya konsep tema yang ditentukan akan memberikan ciri khas tersendiri. Ada baiknya tema yang akan di usung, di sesuaikan dengan ruang lingkup objek wisata.

4. Festival & Event
     Festival & Event yang akan di selenggarakan nantinya akan ikut memeriahkan suasana dan juga memberikan daya tarik tersendiri bagi para pengunjung. Seperti Festival, yang biasanya di selenggarakan saat hari-hari besar Nasional maupun Internasional. Contohnya, saat Tahun Baru diadakan pesta kembang api serta penampilan atraksi yang menarik.
    
     Untuk Event yang akan di selenggarakan nantinya, dapat dilaksanakan kapan saja dan juga di sesuaikan dengan kondisi sekitar. Event yang di selenggarakan dapat berupa lomba foto, melukis, menyanyi, menarikan tarian daerah, dll. Contohnya, saat menyelenggarakan lomba melukis. Para pengunjung diberikan kesempatan untuk ikut serta dalam perlombaan dan juga diberikan kesempatan dalam memilih pemenang yang di dasarkan atas hasil votting terbanyak. Hal ini dilakukan agar para pengunjung dapat berapresiasi untuk terus berkarya.

5. Wahana
    “Mengapa Wahana menjadi salah satu unsur penting dalam objek wisata?”Mungkin pertanyaan seperti ini muncul dalam benak pikiran Anda. Pernahkah Anda berpikir ataupun merasakan saat Anda sedang pergi berlibur bersama keluarga, anak Anda merasa bosan karena tidak ada hiburan yang cocok untuknya? Nah masalah kecil seperti ini lah yang harus di antisipasi, dengan menyediakan wahana bermain anak akan mendorong minat para calon pengunjung. Karena anak-anak memiliki faktor penting dalam menentukan liburan keluarga. Jadi objek wisata ini tidak hanya menargetkan orang dewasa saja, tetapi juga untuk semua kalangan / umur.

6. Penginapan
     Memang sudah tidak asing lagi mendengar kata penginapan, pasti di setiap objek wisata memiliki tempat penginapan. Karena penginapan memiliki unsur penting dalam memenuhi kebutuhan para calon wisatawan. Namun ada baiknya jika tempat penginapan di desain dengan gaya tradisional, tetapi juga masih berkesan modern. Dengan desain bernuansa tradisional, secara tak langsung mendukung gerakan Go Green. Contohnya, desain perusahaan milik Google yang berpusat di California, Amerika Serikat.

    Lalu pernahkah Anda merasa bosan, saat melihat warna polos tanpa corak pada tembok kamar penginapan yang Anda tempati? Bagaimana jika kita berikan gambar yang unik pada tembok tersebut? Tentu akan memberikan nuansa yang sangat berbeda!

    Perlu Anda ketahui! Pendiri Facebook bernama Mark Zuckerberg, memiliki perusahaan dengan karyawan terbahagia se-dunia. Gelar itu ia miliki karena sang pendiri memberikan fasilitas pendukung demi menghibur para karyawannya, salah satunya adalah dengan memberikan nuansa berbeda pada tembok kantornya.

7. Fasilitas
    Sarana dan Prasarana merupakan unsur terpenting dalam menunjang kebutuhan wisatawan, baik itu yang disediakan secara cuma-cuma maupun yang harus mengeluarkan uang. Dengan sarana yang diberikan akan melengkapi dan memanjakan para wisatawan, sehingga memberikan nilai tambah pada objek wisata. Namun sarana yang di berikan nantinya, tidak hanya seperti sarana yang sudah umum kita jumpai. Sarana itu dapat berupa:
  • Free Wifi Spot
  •  Penyewaan Sepeda
  •  Panggung
  •  Saung
  • Rumah Adat
  • Taman
  •  Lapangan yang luas

8. Kuliner
     Di setiap objek wisata yang pernah Anda kunjungi, pasti memiliki ragam kuliner berbeda yang menjadikan ciri khas objek wisata tersebut. Dengan lebih dari 1.000 jenis keragaman kuliner yang ada di Indonesia, mungkinkah bagi Anda untuk menikmati keragaman tersebut dengan cara pergi ke berbagai tempat yang menyediakan ciri khas kuliner. Hal tersebut mungkin saja, namun tentunya akan menguras banyak waktu serta isi kantong dompet Anda hanya untuk menikmati sebuah hidangan kuliner. Jika kita dapat menyediakan keragaman kuliner tersebut dalam satu tempat, tentu memiliki nilai plus yang dapat meningkatkan ketertarikan para calon wisatawan. Hal kecil seperti inilah, yang nantinya dapat menjadikan ide bisnis sangat menjanjikan.

9. Tempat Berbelanja
     Ada sebuah slogan “Tak ada cinderamata, maka hanya sebuah kebohongan”. Yang dimaksudkan adalah jika kita pergi kesuatu tempat, namun tidak membeli cinderamata yang menjadikan ciri khas tempat tersebut. Maka rasanya sama saja bohong kita telah mendatangi tempat tersebut, karena cinderamata merupakan suatu bukti fisik yang secara tak langsung mengingatkan kita pernah mendatangi tempat tersebut.

III.Penutup
     Kesimpulannya adalah, dengan potensi kekayaan Alam maupun Budaya yang dimiliki Negara Indonesia dengan terdiri lebih dari 17.506 pulau, 350 suku bangsa, 500 jenis budaya, 1.000 macam kuliner dan juga memiliki 10% dari bahasa dunia. Patut berbanggalah Anda! Karena bisa menjadi Warga Negara Kebangsaan Indonesia yang tercinta ini, dengan memiliki berbagai potensi kekayaan alam yang sangat amat menakjubkan. Coba Anda bayangkan, jika semua keragaman budaya tersebut dikemas menjadi 1 dalam sebuah objek wisata. Tentunya akan memiliki nilai bisnis yang sangat menguntungkan, serta nuansa yang sangat berbeda dibandingkan dengan objek wisata di luar negeri. Nah objek seperti inilah yang belum pernah Anda temui, objek wisata ini saya namai Tunes of Indonesian (Keragaman Indonesia).

IV.Daftar Pustaka


Tidak ada komentar:

Posting Komentar